Pameran Daur Ulang Sampah oleh Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Jember

4Pernahkah kalian menemukan sampah di sekitar tempat tinggal kalian? Ataukah kalian pernah melihatnya di pinggir jalan? Jawabannya pasti pernah. Sampah merupakan sisa hasil pemakaian suatu barang yang tidak digunakan lagi, tidak bernilai, dan dibuang oleh manusia. Dalam persoalan negara kita, sampah juga menjadi salah satu persoalan utama yang masih belum bisa di atasi sampai sekarang. Sampah dapat kita temukan di mana-mana, di sungai, di jalan, di pabrik, di gorong-gorong bahkan di laut. Hal ini disebabkan oleh adanya ketidaksadaran masyarakat akan sampah. Masyarakat setiap harinya memproduksi sampah. Sampah yang dihasilkan dapat berupa sampah organik maupun anorganik. Jumlah sampah yang dihasilkan oleh masyarakat pun semakin hari semakin meningkat. Di lain pihak, tempat pembuangan sampah semakin lama semakin terbatas. Keterbatasan lahan pembuangan, dan peningkatan volume sampah oleh masyarakat membuat permasalahan sampah yang ada menjadi semakin kompleks.

Lantas apakah yang akan terjadi apabila sampah-sampah tersebut dibiarkan begitu saja?
Sampah yang dibiarkan begitu saja akan memberikan dampak negatif bagi kehidupan. Apabila terdapat penumpukan sampah dan tidak dilakukan sesuatu apapun padanya, lama kelamaan sampah itu akan mencemari tanah. Selain itu, sampah yang berserakan juga akan merusak pemandangan. Bau yang tidak sedap yang dikeluarkan oleh sampah akan mengganggu pernapasan. Sampah juga merupakan suatu sumber penyakit yang apabila terus-menerus dibiarkan akan mengganggu kesehatan. Penyakit yang ditimbulkan oleh sampah misalnya penyakit kulit, dan diare. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara untuk meminimalisir sampah yang ada. Bagaimana caranya? Yaitu dengan pengolahan sampah. Pengolahan sampah adalah perlakuan terhadap sampah yang bertujuan untuk meminimalisir sampah yang ada sehingga dapat mengurangi masalah lingkungan sekitar, dan juga dapat menjadi barang yang bernilai serta berguna bagi masyarakat. Salah satu cara pengolahan sampah yang dapat dilakukan ialah dengan melaksanakan program 3R yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle.
Untuk menanggulangi masalah sampah yang ada di sekitar area kampus, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember mengadakan suatu kegiatan yang sangat menarik yaitu Pameran Produk Daur Ulang Sampah. Kegiatan ini didasarkan pada salah satu program 3R yaitu Recycle atau daur ulang sampah. Sampah yang ditemui di sekitar kampus seperti botol plastik, sendok plastik, dan kresek, di daur ulang menjadi kreasi menarik sehingga memiliki nilai, dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat.

Mengapa Pameran?
Pameran merupakan ajang untuk memamerkan dan mempromosikan suatu karya yang telah dibuat sebelumnya. Dengan pameran, mahasiswa dapat memamerkan hasil produk daur ulang sampah yang telah mereka buat kepada seluruh lapisan masyarakat dan bahkan menjualnya. Pameran juga merupakan salah satu cara untuk menarik minat masyarakat agar mereka memiliki keinginan untuk mengolah sampah yang terdapat di sekitar mereka.
Pameran Daur Ulang ini diselenggarakan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember tepatnya di area parkir (sebelah utara) Gedung Dekanat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember dan diikuti oleh seluruh mahasiswa biologi angkatan 2014 yang bekerja sama dengan mahasiswa sejarah angkatan 2014 yang sama-sama menempuh mata kuliah Pengetahuan Lingkungan. Selain bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengetahuan Lingkungan tentang pengolahan sampah, pameran ini merupakan suatu ajang kontribusi untuk meminimalisir jumlah sampah yang ada di sekitar kampus.

 1

Pameran Daur Ulang Sampah ini dilaksanakan pada Hari Rabu, tepatnya tanggal 27 Mei 2015. Kegiatan ini dimulai dari pukul 07.00. Acara pertama ialah pembukaan yang di buka oleh Master of Ceremony, Naning Tyas Anggraini dan Faizah Firdaus, kemudian berlanjut pada sambutan oleh ketua angkatan Pendidikan Biologi dan ketua angkatan Pendidikan Sejarah. Sambutan oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan. Sambutan oleh Ketua Program studi Pendidikan Biologi yang saat itu diwakilkan oleh Bapak Drs. Wachju Subchan, M.S., Ph.D dan Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, dan yang terakhir sambutan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Acara pembukaan ini di hadiri oleh beberapa dosen dari FKIP serta seluruh mahasiswa program studi pendidikan biologi dan sejarah. Setelah acara pembukaan dan sambutan usai, kegiatan dilanjutkan dengan melihat-lihat hasil produk daur ulang sampah yang telah dibuat oleh mahasiswa. Pada saat pameran dibuka, terlihat antusiasme para pengunjung saat itu. Para pengunjung mulai berdatangan dan silih berganti mengisi daftar hadir lalu mengitari stan-stan yang terdapat dalam pameran tersebut. Para pengunjung terkesima dengan karya yang dipamerkan oleh para mahasiswa.

Salah satu karya yang mengesankan bagi para pengunjung ialah pada stan yang menampilkan robot yang berfungsi sebagai alat pemancar pengganti Wifi. Robot tersebut terbuat dari tutup panci bekas, dan cagak pagar rumah serta modem sebagai pemancar sinyal Wifi. Robot tersebut juga dapat bergerak dengan menggunakan remote control. Karya unik lainnya yang mengesankan pengunjung ialah sushi dan abon dari tulang ikan. Sushi dan abon tersebut terbuat dari tulang ikan yang notabene tidak digunakan lagi dan dibuang ketika kita hendak memasak ikan. Oleh mahasiswa biologi, tulang ikan ini dibuat sedemikian rupa sehingga tulang ini memiliki nilai guna dan dapat dimakan serta memiliki nutrisi tinggi.

2

Pameran ini juga digunakan sebagai ajang berwirausaha bagi para mahasiswa. Contoh dari produk yang mereka pamerkan salah satunya ialah Tajin “Tas dari celana Jeans”, Lotus Quan Ien, Lukisan dari raut pensil, Tempat tissue dari gelas plastik, dan kreasi-kreasi unik lainnya. Dalam pameran ini, tak hanya produk-produk hasil daur ulang sampah anorganik saja yang dipamerkan, tetapi juga produk dari hasil daur ulang sampah organik. Salah satu contohnya ialah kue malam dari kulit pisang, dan nugget dari ampas tahu. Semua produk makanan tersebut tak hanya menarik namun juga lezat dan menyehatkan.

Pameran ini ditutup pada pukul 12.00. Banyak pelajaran berharga dan manfaat yang dapat diambil dari pameran daur ulang ini. Selain mengurangi sampah yang ada, kegiatan pameran ini membuat mahasiswa lebih kreatif. Kekreatifan mahasiswa ini dapat dilihat dari hasil produk yang mereka pamerkan ketika pameran. Hasil produk yang telah dibuat, dipamerkan, dan sekaligus dijual. Dengan begitu, sampah yang telah di daur ulang tidak hanya memiliki nilai guna dan estetika, namun juga memiliki nilai ekonomis yang dapat menghasilkan income bagi mahasiswa. Kegiatan ini juga berguna untuk membentuk sikap mahasiswa yang peduli akan lingkungan sekitar. Sehingga ketika mereka melihat sampah, mereka akan langsung peka, dan tahu akan di buat apa sampah itu selanjutnya.

3

Jadi, masih ragu untuk menjaga lingkungan dengan mengolah sampah menjadi barang berguna dan siap pakai, serta bernilai ekonomi? I don’t think so… because we can do that!! If we can, so do you… then Let’s save our environment from the trash now and make it precious!!!

:. Ulasan ini ditulis oleh: Luluk Mukarromah, Mahasiswa Pendidikan Biologi UNEJ angkatan 2014

About bio-lock

Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember
Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *